Bahasa merupakan
komunikasi verbal yang dipakai dalam seluruh proses berpikir ilmiah maupun
berpikir alamiah. Bahasa memegang peran penting, dan suatu hal yang lazim dalam
kehidupan manusia. Kelaziman ini membuat manusia jarang memperhatikan bahasa
dan menganggapnya sebagai suatu hal yang biasa, seperti bernapas dan berjalan.
Dalam konteks
bahasa ilmiah tentu memiliki karakter tersendiri, yakni: Pertama, informatif yang berarti bahwa bahasa ilmiah mengungkapkan
informasi atau pengetahuan. Informasi atau pengetahuan ini dinyatakan secara
eksplisit dan jelas untuk menghindari kesalahpahaman informasi. Kedua, reproduktif, yaitu bahwa
pembicara atau penulis menyampaikan informasi yang sama dengan informasi yang
diterima oleh pendengar atau pembaca. Ketiga,
intersubjektif, yaitu ungkapan yang dipakai mengandung makna yang sama bagi
para pemakainya. Keempat, antiseptik,
berarti bahwa bahasa ilmiah itu objektif dan tidak memuat unsur emotif,
kendatipun pada kenyataannya unsur emotif ini sulit dilepaskan dari unsur
informatif.
Bahasa ilmiah
berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan jalan pikiran seluruh
proses berpikir ilmiah. Yang dimaksud bahasa di sini yaitu bahasa ilmiah yang
merupakan sarana komunikasi ilmiah yang ditujukan untuk menyampaikan informasi
yang berupa pengetahuan-pengetahuan.
Bahasa ilmiah
sebagai sarana dalam menyampaikan informasi dalam kegiatan ilmiah berupa
pengetahuan, tentu berbeda dengan bahasa agama. Bahasa ilmiah dalam tulisan
ilmiah selalu dituntut secara deskriptif, sehingga memungkinkan pembaca untuk
ikut menafsirkannya lebih jauh. Bahasa agama, selain menggunakan bentuk
deskriptif, dalam menjelaskan juga berbentuk prespektif, yaitu struktur makna
yang dikandung selalu bersifat imperatif dan persuasif dimana si penulis
menghendaki si pembaca mengikuti pesan penulis yang terdapat dalam tulisan.
Dengan demikian, dapat dipahami perbedaan bahasa ilmiah dan agama. Bahasa
ilmiah dapat digunakan dalam bahasa agama, namun bahasa agama tidak selalu
dapat digunakan dalam bahasa ilmiah.
Sumber: Latif, Mukhtar. 2014. Filsafat Ilmu. Jakarta: Prenadamedia
Group.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar