Senin, 26 Desember 2016

Konsep Ilmu

Konsep sangat penting bagi pembentukan atau untuk membangun suatu teori bagi kepentingan suatu penelitian yang menghasilkan ilmu atau kepentingan praktis. Membangun suatu teori sangat dibutuhkan dukungan konsep yang banyak. Konsep ini ada juga yang memahami identik dengan konstruk, definisi, dan proposisi. Konsep merupakan ide umum yang mewakili suatu pemahaman yang dipersiapkan oleh seseorang atas dasar penalaran dan logika yang kemudian membentuk suatu makna secara induktif atau deduktif. Konsep yang dibangun inilah yang sangat berperan dalam menentukan bangunan teori suatu penelitian ilmiah.
Konsep ilmu sebagaimana dipahami Solly Lubis (2012), yaitu bagan, rencana, atau pengertian, baik yang bersifat abstrak maupun operasional yang merupakan alat penting untuk kepentingan pemikiran dalam ilmu atau pengetahuan ilmiah. Setiap ilmu harus memiliki satu atau beberapa konsep kunci atau konsep tambahan yang bertalian. Beberapa contoh konsep ilmiag seperti konsep bilangan di dalam matematika, konsep gaya di dalam fisika, konsep evolusi dalam biologi, stimulus di dalam psikologi, kekuasaan dalam politik atau strata sosial di dalam ilmu sosial, simbol di dalam linguistik, keadilan di dalam ilmu hukum, keselamatan dalam ilmu teologi, atau lingkungan di dalam ilmu-ilmu interdisipliner.
Konsep ilmu atau konsep ilmiah tersebut sangat dibutuhkan agar suatu ilmu dapat menyusun berbagai asas, teori, sampai dalil. Suatu konsep ilmiah dapat merupakan semacam sarana untuk keilmuan melakukan pemikiran dalam mengembangkan pengetahuan ilmiah. Jelasnya, konsep ilmu agar dapat berguna secara ilmiah maka ia harus memiliki dua sifat dasar, yaitu sifat operasional untuk kepentingan pengamatan (observasi), dan sifat abstrak untuk kepentingan penyimpulan dan generalisasi.
Konsep ilmu sebagai sasaran ilmu tidak boleh dikacaukan, seolah-olah sama atau menyerupai inti atau pokok soal pengetahuan. Alasan-alasannya, pokok soal pengetahuan ini belum dapat mengembangkan suatu ilmu taraf yang tinggi seperti konsep ilmu yang dimaksud. Ilmu yang telah cukup berkembang harus memiliki satu atau beberapa konsep kunci, juga beberapa konsep tambahan yang bertalian dengannya, ilmu merupakan akhir atau wujud dari suatu perjalanan empiris ilmiah.


Sumber: Latif, Mukhtar. 2014. Filsafat Ilmu. Jakarta: Prenadamedia Group.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar