Secara etimologi
pengetahuan berasal dari kata dalam bahasa inggris yaitu knowledge. Dalam
encyclopedia of philosophy dijelaskan bahwa definisi pengetahuan adalah
kepercayaan yang benar (knowledge is justified true belief).
Sedangkan secara
terminologi akan dikemukakan beberapa definisi tentang pengetahuan. Menurut
Drs. Sidi Gazalba, pengetahuan adalah apa yang diketahui atau hasil pekerjaan
tahu. Pekerjaan tahu tersebut adalah hasil dari kenal, sadar, insaf, mengerti
dan padai. Pengetahua itu adalah semua milik atau isi pikiran. Dengan demikian
pengetahuan merupakan hasil proses dari usaha manusia untuk tahu.
Lebih lanjut lagi
dijelaskan bahwa pengetahuan dalam arti luas berarti semua kehadiran
internasional obyek dalam subyek. Namun dalam arti sempit dan berbeda dengan
imajinasi atau pemikiran belaka, pengetahuan hanya berarti putusan yang benar
dan pasti (kebenaran kepastian). Disini subyek sadar akan hubungan subyek
dengan eksistensi. Pada umumnya, adalah tepat kalau mengatakan pengetahuan
hanya merupakan pengalaman ”sadar”. Karena sangat sulit melihat bagaimana
persisnya suatu pribadi dapat sadar akan suatu eksistensi tanpa kehadiran
eksistensi itu didalam dirinya.
Pengetahuan adalah
kebenaran dan kebenaran adalah pengetahuan, maka didalam kehidupan manusia
dapat memiliki berbagai pengetahuan dan kebenaran. Burhanudin salam
mengemukakan bahwa pengetahuan yang dimiliki manusia ada empat:
Pertama, pengetahuan
biasa, yakni pengetahuan yang dalam filsafat dikatakan dengan istilah common
sense, dan sering diartikan dengan good sense, karena seseorang memiliki
sesuatu dimana ia menerima secara baik. Semua orang menyebutnya sesuatu itu
merah karena memang itu merah, benda itu panas karena dirasakan panas dan
sebagainya.
Kedua, pengetahuan
ilmu, yaitu ilmu sebagai terjemahan dari science. Dalam pengertian yang sempit
science diartikan untuk menunjukkan ilmu pengetahuan alam, yang sifatnya
kuantitatif dan obyektif. Ilmu pada prinsipnya merupakan usaha untuk
mengorganisasikan dan mensistematisasikan common sense, suatu pengetahuan yang
berasal dari pengalaman dan pengamatan dalam kehidupan sehari-hari. Namun,
dilanjutkan dengan suatu pemikiransecara cermat dan teliti dengan menggunakan
berbagai metode.
Ketiga, pengetahuan
filsafat, yakni pengetahuan yang diperoleh dari pemikiran yang bersifat
kontemplatif dan spekulatif. Pengetahuan filsafat lebih menekankan pada
universalitas dan kedalaman kajian tentang sesuatu. Kalau ilmu hanya pada satu
bidang pengetahuan yang sempit dan rigid, filsafat membahas hal yang lebih luas
dan mendalam.
Keempat, pengetahuan
agama, yakni pengetahuan yang hanya diperoleh dari Tuhan lewat para utusan-Nya.
Pengetahuan agama bersifat mutlak dan wajib diyakini oleh para pemeluk agama.
Pengetahuan mengandung beberapa hal yang pokok, yaitu ajaran tentang cara
berhubungan dengan Tuhan, yang sering disebut juga dengan hubungan vertical dan
cara berhubungan dengan sesama manusia, yang sering juga disebut dengan
hubungan horizontal. Pengetahuan agama yang lebih penting disamping informasi
tentang Tuhan, juga informasi hari akhir. Iman kepada Hari akhir merupakan
ajaran pokok agama dan sekaligus merupakan ajaran yang membuat manusia optimis
akan masa depannya. Menurut para pengamat, agama masih bertahan sampai sekarang
karena adanya doktrin tentang hidup setelah mati karenanya masih dibutuhkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar