Filsafat agama membicarakan, mengeksplorasi
landasan, pemikiran keagamaan dan persoalan-persoalannya. Filsafat agama jelas
tidak sama dengan teologi, melainkan berada dibelakangnya. Memang tidak selalu
jelas perbedaan kedua hal itu. Meskipun pada prinsipnya agama berbeda dari
filsafat agama, namun pada kenyataannya, banyak ahli agama yang juga ahli di
bidang filsafat agama.
Salah satu masalah dalam filsafat agama adalah
pembicaraan tentan Tuhan. Dalam hal ini Tuhan sering diidentikan ebagai tiga
maha, ialah maha kuasa (omnipotent),
maha kasih (omnibenevolent), dan maha
tahu (omniscient).
Agama sering dikaitkan dengan moralitas, sehingga
orang yang bertindak amoral sering dianggap sebagai amoral (bukan immoral). Hal
ini dapat dimengerti karena pada titik terbesar, agama mengajarkan bagaimana
berperilaku baik. Sedangkan fislafat agama lebih banyak berbicara mengenai
landasan moralitas daripada moralitas itu sendiri.
Sumber:
Wirahmihardja, Sutardjo A. 2009. Pengantar Filsafat. Bandung: PT Refika
Aditama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar