Filsafat
pengetahuan secara lebih konkret dikenal dengan nama Teori Pengetahuan. Seperti
misalnya kita mengetahui sesuatu; 5+5=10. Yang dibicarakan filsafat mengenai
pengetahuan itu, yaitu mengapa pengetahuan ilmu hitung tersebut demikian. Lebih
lanjut, dalam filsafat pengetahuan itu kita membicarakan akar permasalahan
pengetahuan itu.
Mudah dimengerti
bahwa terdapat perbedaan pemahaman antara filosof dengan pemaham lain dan
orang-orang pada umumnya mengenai pengetahuan ini. Jika ada orang awam yang
tidak suka filsafat, adalah karena ia ingin menikmati ilmu pengetahuan yang
sudah pasti atau dianggap pasti, sementara filosof memikirkan apa yang ada
dibalik yang sudah pasti itu.
Terdapat
beberapa landasan pengetahuan, di antaranya tiga yang dikemukakan Baggini,
ialah rasionalisme, empirisme, dan fundasionalisme. Landasan pengetahuan yang
pokok sebenarnya hanya rasionalisme dan empirisme. Pada pembicaraan mengenai
epistemologi, dapat dikemukan lebih banyak istilah dasar pengetahuan dengan
disertai keterangannya. Namun pada bagian ini yang dikemukakan sekedar pokoknya
saja. Kaum rasionalis berpendapat abhwa pikiranlah yang membedakan manusia dari
binatang. Dengan demikian, rasiolah yang mendasari pengetahuan manusia.
Tokohnya Descrates, Leibnitz, dan Spinoza.
Sumber:
Wirahmihardja, Sutardjo A. 2009. Pengantar Filsafat. Bandung: PT Refika
Aditama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar