Tujuan ilmu
pengetahuan dapat dibedakan menjadi dua macam berdasarkan alirannya,
sebagaimana dikemukakan oleh Darsono Prawinegoro (2011), yakni: Pertama, berdasarkan pengembangan ilmu
pengetahuan untuk keperluan ilmu pengetahuan itu sendiri, yaitu sebatas untuk
memenuhi rasa keingintahuan manusia. Kedua,
ilmu pengetahuan pragmatis. Aliran ini meyakini bahwa pengembangan ilmu
pengetahuan haruslah dapat memberikan manfaat bagi manusia dalam pemecahan
masalah kehidupan.
Jika dilihat dari
pemikiran filsafat, maka ilmu (ilmu pengetahuan) dapat digolongkan menjadi dua
golongan. Pertama, ilmu pengetahuan
riil, yaitu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial. Kedua, ilmu pengetahuan formal, yaitu matematika dan logis. Ini
juga sering disebut sebagai alat ilmu pengetahuan, atau istilah Jujun
Suriasumantri (2010) matematika yaitu sebagai sarana berpikir dalam kegiatan
berbagai disiplin keilmuan, dan dia tidak menggolongkan matematika sebagai ilmu
pengetahuan, tetapi cara berpikir deduktif. Kalau dia dikelompokkan sebagai
pengetahuan, maka dia merupakan pengetahuan yang paling tua umurnya dan paling
pertama berkembang.
Sumber: Latif, Mukhtar. 2014. Filsafat Ilmu. Jakarta: Prenadamedia
Group.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar