Dilihat dari
kualitasnya, logika dapat dibedakan atas dua macam. Meskipun demikan keduanya
tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Kedua macam logika itu adalah logika
naturalis dan logika ilmiah.
Logika naturalis
adalah kecakapan berlogika berdasarkan kemampuan akal bawaan manusia. Sebagai manusia ciptaan Tuhan, tentunya manusia manusia
memiliki beberapa pengetahuan yang sudah terkonstruk dalam pikirannya yang
berguna untuk kehidupan sehari. Secara nyata, logika naturalis adalah metode
dan aturan berfikir kaum rasionalis. Mereka memandang bahwa adanya
prinsip-prinsip dasar dalam dunia dimana hal itu bersumber dalam budi manusia
dan diakui kebenarannya oleh akal. Oleh karena itu, bagi mereka pengetahuan
tidak berdasarkan pengalaman atau eksperimen, namun berdasarkan kepada ide
bawaan (Rene Descartes).
Berbeda dengan
naturalis, logika ilmiah lahir sebagai jawaban dari kekurangan dari logika
naturalis. Logika ilmiah lebih menitik beratkan kepada penyusunan hukum-hukum,
aturan, patokan dan rumus-rumus berpikir lurus. Lebih jauh lagi, bahwasannya
kehadiran logika ilmiah memperhalus dan mempertajam pikiran dan akal budi.
Dengan demikian, kesimpulan-kesimpulan logis dari premis-premis yang dinyatakan
dapat dipertanggungjawabkan pembuktiannya.
http://achwanruhayyun.blogspot.co.id/2015/11/logika-dalam-filsafat-dan-relevansinya.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar