Sabtu, 31 Desember 2016

Paham-paham Mengenai Hakekat Jiwa

Sebelum memasuki pembicaraan lanjut, ada masalah lain yang perlu dipahami dahulu. Bahwasannya, suatu perincian yang didasarkan atas perbedaan pendirian dalam bidang epistemologi dan ontologi tidak senantiasa tepat untuk diterapkan pada bidang biologi kefilsafatan dan psikologi kefilsafatan – khususnya pembedaan paham dalam bidang epistemologi. Jika orang hendak membicarakan hakikat manusia bukan sebagai hewan, melainkan dari segi ilmiah yang khusus manusiawai, maka pasti akan berlainan masalahnya. Segi hidup yang secara paling jelas menampakkan diri pada manusia, dan secara umum disebut jiwa (mind). Barangkali macam klasifikasi yang paling tepat bagi teori-teori mengenai jiwa tersebut ialah sebagai berikut.
1. Teori-teori yang memandang jiwa sebagai substansi yang berjenis khusus, yang dilawankan, misalnya dengan substansi material.
2.   Teori-teori yang memandang jiwa sebagai sejenis kemampuan; artinya semacam pelaku atau pengaruh dalam kegiatan-kegiatan.
3.  Teori-teori yang memandang jiwa semata-mata sebagai sejenis proses yang tampak pada organisme-organisme hidup.
4.      Teori-teori yang menumbuhkan pengertian jiwa dengan pengertian tingkah laku.

Sumber : *Kattsoff, Louis O. 2004. Pengantar Filsafat. Tiara Wacana Yogya:Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar