Bernalar adalah
suatu proses berpikir yang menyangkut cara mengambil/menarik suatu kesimpulan
sebagai suatu pengetahuan menurut suatu alur atau kerangka berpikir tertentu.
Ada dua macam penalaran ilmiah. Pertama, penalaran deduktif. Kedua, penalaran
induktif. Dua macam penalaran tersebut menunjuk pada dua cara menarik
kesimpulan.
Logika deduktif
adalah penarikan kesimpulan dari premis-premis yang ada, premis-premis tersebut
merupakan sebuah pernyataan umum yang sudah diketahui. Oleh
karena itu, sebagian orang mengatakan bahwasannya logika deduksi dan induksi
merupakan logika yang dikembangkan oleh filsuf klasik sekitar abad ketiga
Sebelum Masehi. Salah satu metode deduksi yang sering dipakai adalah silogisme.
Seperti Aristoteles, dia mengatakan bahwa silogisme merupakan sebuah argumen
yang diambil secara pasti dari premis-premis yang menyatakan permasalahan
berlainan.
Oleh karena itu,
silogisme adalah penalaran atau penarikan kesimpulan yang terdiri dari tiga
prosisi. Proposisi pertama dan kedua merupakan premis (anteseden), sedangkan
proposisi yang ketiga merupakan kesimpulan (konsekuen). Premis pertama
digolongkan kepada premis mayor, sedangkan premis kedua dikategorikan sebagai
premis minor.
Jika penalaran
deduksi adalah menarik kesimpulan dari sesuatu yang umum, maka penalaran atau
logika induksi sebaliknya. Logika induksi adalah penarikan kesimpulan yang
bersifat umum dari premis-premis yang bersifat khusus.
http://achwanruhayyun.blogspot.co.id/2015/11/logika-dalam-filsafat-dan-relevansinya.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar