Senin, 26 Desember 2016

Logika dilihat dari proses atau dasar pemikiran

Bernalar adalah suatu proses berpikir yang menyangkut cara mengambil/menarik suatu kesimpulan sebagai suatu pengetahuan menurut suatu alur atau kerangka berpikir tertentu. Ada dua macam penalaran ilmiah. Pertama, penalaran deduktif. Kedua, penalaran induktif. Dua macam penalaran tersebut menunjuk pada dua cara menarik kesimpulan.
Logika deduktif adalah penarikan kesimpulan dari premis-premis yang ada, premis-premis tersebut merupakan sebuah pernyataan umum yang sudah diketahui. Oleh karena itu, sebagian orang mengatakan bahwasannya logika deduksi dan induksi merupakan logika yang dikembangkan oleh filsuf klasik sekitar abad ketiga Sebelum Masehi. Salah satu metode deduksi yang sering dipakai adalah silogisme. Seperti Aristoteles, dia mengatakan bahwa silogisme merupakan sebuah argumen yang diambil secara pasti dari premis-premis yang menyatakan permasalahan berlainan.
Oleh karena itu, silogisme adalah penalaran atau penarikan kesimpulan yang terdiri dari tiga prosisi. Proposisi pertama dan kedua merupakan premis (anteseden), sedangkan proposisi yang ketiga merupakan kesimpulan (konsekuen). Premis pertama digolongkan kepada premis mayor, sedangkan premis kedua dikategorikan sebagai premis minor.
Jika penalaran deduksi adalah menarik kesimpulan dari sesuatu yang umum, maka penalaran atau logika induksi sebaliknya. Logika induksi adalah penarikan kesimpulan yang bersifat umum dari premis-premis yang bersifat khusus.


http://achwanruhayyun.blogspot.co.id/2015/11/logika-dalam-filsafat-dan-relevansinya.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar