Kamis, 22 Desember 2016

Metafisika Umum atau Ontologi

Secara etimologis ontologi berasal dari onto yang berarti organ dan logos yang berarti perbincangan atau pemikiran. Jadi metafisika umum atau ontologi mempersoalkan adanya segala sesuatu yang ada.
Kalau kini kita bertanya, apakah ada itu, maka ternyata dipandang dari sudut logika tidak mungkin kita memperoleh jawaban, karea jawabannya tidak emmenuhi persyaratan. Kita ketahui bahwa dalam suatu batasan atau definisi, yang akan menjadi jawaban atas pertanyaan itu, harus ada dua unsur yang menjadi prsayarat, ialah: genus proximum dan differentiate specificae. Genus proksimum artinya pengertian yang lebih tinggi atau lebih umum. Spesifik artinya khas atau unik, dibedakan dari partikular yang berarti khusus.
Contohnya: “Apakah manusia itu?”
Maka jawabannya: “manusia itu adalah makhluk hidup yang berpikir.” Dalam jawaban ini, genus proximum dari manusia adalah “makhlu hidup”, sedangkan differentiate specificae-nya adalah “yang berpikir”.
Batasan tentang “ada” tidak dapat diberikan karena “ada” tidak memiliki genus proximum atau pengertian yang lebih tinggi. Yang dimaksud dengan differentiate adalah ciri-ciri yang khas bagi hal yang didefinisikan. Jadi pertanyaan apakah ada itu, tidak dapat dijawab karena tidak akan ditemukan genus proximum bagi ada, karena ada merupakan pengertian yang tertinggi. Oleh karena itu, karena diperlukan pemahaman tentang ada, masalah ada itu selanjutnya kita teropong dari sudut kenyataan yang ada itu. Yang ada tersebut adalah segala hal yang ada, yang kemudian kita kenal termasuk dalam metafisika khusus.

Sumber: Wirahmihardja, Sutardjo A. 2009. Pengantar Filsafat. Bandung: PT Refika Aditama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar