Logika adalah
metode dan aturan berpikir yang benar. Oleh karena itu, benar atau tidaknya
suatu kesimpulan dari premis-premis yang dibicarakan dalam logika memiliki dua
kategori, benar dalam bentuknya dan benar dalam substansinya. Ada perbedaan
antara kebenaran bentuk dan kebenaran isi. Lagika yang berbicara tentang
kebenaran bentuk disebut logika bentuk/formal (formal lagic) sedangkan logika
yang membahas tentang kebenaran isi disebut logika material (material logic).
Logika formal
adalah logika yang membicarakan kebenaran sebuah pernyataan dari sisi
bentuknya. Pernyataan dianggap logis secara formal apabila kesimpulan yang
ditarik logis dari premis dengan mengabaikan isi yang terkandung didalamnya. Dengan demikian, logika formal akan mempunyai kesimpulan
yang benar jika memiliki bentuk pernyataan yang benar.
Logika material
adalah kesimpulan premis yang ditarik dari substansi atau isi premis-premis
yang ada. Berbeda dengan logika formal, logika material penekanan kebenaran
kesimpulannya berada pada substansi kesimpulan sesuai dengan substansi premis
yang ada. Oleh karena itu, dalam memahami logika formal maupun material
diperlukan sebuah pengetahuan yang benar ketika membuat sebuah premis. Jika
premis tersebut secara nyata berisikan sesuatu yang salah, maka dapat
dipastikan substansi kesimpulan juga salah.
http://achwanruhayyun.blogspot.co.id/2015/11/logika-dalam-filsafat-dan-relevansinya.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar