Filsafat sering tampil secara konkrit dalam bentuk
pembagian suatu bangsa dalam beberapa kelompok. Yang terkenal dimasa lalu,
Setelah perang dunia II, adalah kedalam kelompok penganut
kapitalisme/liberalisme dan sosialisme/komunisme. Sebagian orang dalam
lingkungan kebangsaan Indonesia berpendapat, bahwa kelahiran bangsa ini
didukung oleh Pancasila yang ditafsirkan sebagai berdiri diantara kedua
ideologi besar itu. Ada yang berpendapat bahwa Pancasila itu adalah pikiran
orisinal bukan sebagai sintesis ataupun bersikap anti terhadap kedua pikiran
itu.
Kemudian terdapat pula rangkaian konsep yang memilki
hubungan dan arti tertentu, ialah idea-ideologi-politik. Idea adalah gagasan
tentang apa saja yang memuat landasan berpikir dan wujud pikirannya utuh dan
menyeluruh, termasuk potensi baik buruknya. Ideologi merupakan arah pandangan
hidup yang menampilkan sisi positifnya. Politik merupakan (arah) tindakan yang
harus dilakukan bangsa untuk membangun kesejahteraan lahir batin seluruh bangsa
itu. Namun ada kecenderungan untuk mengartikan politik berhenti pada perebutan
kekuasaan, dan tidak mengutuhkannya denan melakukan usaha-usaha untuk
meningkatkan kesejahteraan bangsa dan negara.
Sumber:
Wirahmihardja, Sutardjo A. 2009. Pengantar Filsafat. Bandung: PT Refika
Aditama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar