Sabtu, 31 Desember 2016

Psikosmatika

Kemajuan-kemajuan ilmu jiwa dan ilmu kedokteran dewasa ini menunjukkan bahwa jiwa berpengaruh terhadap raga. Proses-proses kejiwaan mempengaruhi proses-proses yang semata-mata bersifat ragawi. Begitulah, emosi berpengaruh terhadap pencernaan makanan, dan amarah menimbulkan kegiatan-kegiatan kelenjar. Suara musik dapat menggerakkan emosi; sementara itu kurang makan yang berkepanjangan serta kemarahan yang berlebih dapat menyebabkan mundurnya hasrat seksual. Juga telah diketahui bahwa derajat kesembuhan dalam sejumlah penyakit tertentu dapat dipengaruhi oleh sikap kejiwaan dari mereka yang sakit. Bahkan ada bukti-bukti yang menunjukkan bahwa derajat pertumbuhan ragawi seorang anak tergantung pada suasana emosional di mana ia hidup.
Selain itu, penyelidikan-penyelidikan juga banyak dilakukan dalam usaha menarik suatu hubungan antara kualitas-kualitas fisik dengan sifat-sifat kejiwaan yang dipunyai oleh seseorang. Kita mengetahui pula bahwa ada hubungan yang sangat erat antara gangguan-gangguan pada kelenjar dengan pertumbuhan seseorang. Penyelidikan-penyelidikan mengenai hubungan antara jiwa dengan raga dalam istilah para ilmuwan modern disebut psikosomatika.


Sumber : *Kattsoff, Louis O. 2004. Pengantar Filsafat. Tiara Wacana Yogya:Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar